Home / Kesaksian / Penyerangan berbuah Sukacita


Penyerangan berbuah Sukacita


Papa saya menggembalakan sebuah gereja perintisan didaerah Pulo Gebang, Jakarta Timur, dimana kami 3 bersaudara melayani Tuhan ditempat papa saya menggembalakan.. Satu peristiwa yang tidak pernah kami lupakan, yaitu di akhir Desember tahun 1990, gereja kami diserang oleh sekelompok orang yang tidak senang dengan keberadaan gereja kami, semua pernak-pernik gereja, properti natal semua hancur dan lulu lantak, Mama saya bilang: saya, kakak, dan adik saya dilarang masuk ke dalam ruang gereja, mama saya mengajak mari kita berdoa saja, papa saya saat itu ada di kantor polisi untuk melapor kejadian tersebut, ketika kami sedang makan dan berdoa, ada teriakan lagi dari luar gereja, mereka datang lagi dengan siap untuk menyerang gereja kembali, mereka berteriak sambil berseru "Robohkan gereja ini.. hancurkan, bakar semua!".. kami merasa takut, saat itu papa saya masih berada di kantor polisi, mama saya bilang jangan keluar, tetap didalam gereja, kami mencoba mengintip keluar, ternyata ada beberapa yang saya kenal (tetangga) di dalam kelompok tersebut.. Ketika Papa saya datang, papa saya langsung ditarik dan dipepet ke tembok dan mereka menginginkan bahwa harus tidak ada gereja ditempat itu, akhirnya kami tidak beribadah lagi ditempat itu, kami berpindah-pindah tempat dari satu ke tempat lain.. Kami mengalami suatu peristiwa dimana kami tidak bisa berdoa dengan kencang, ketika kami berdoa dengan kencang, kami dilempari batu.. Akhirnya kami nekat untuk mengadakan ibadah dirumah, peristiwa itu membuat kami trauma, karena takut diserang, namun puji Tuhan, Tuhan menyatakan kuasanya kepada kami dan jemaat di pulo gebang, dan pada tahun 1997, kami menempati gereja awal sampai dengan saat ini tanpa lagi terjadi peristiwa seperti dulu. Ini menjadi kekuatan ekstra bagi kami dalam melayani Tuhan, melayani Tuhan tidak semulus yang dipikirkan, ada tantangan-tantangan yang terjadi, namun jika kita mengandalkan kekuatan Tuhan, maka Tuhan akan bukakan dan berikan jalan keluar.





Renungan Terbaruview all

MENJALANI HIDUP BERSAMA ROH KUDUS.

access_time10 Juli 2019 10:43:56

TUHAN DI TENGAH-TENGAH KELUARGA

access_time03 Juli 2019 08:12:20

TANTANGAN KELUARGA DI TENGAH PERUBAHAN ZAMAN

access_time26 Juni 2019 09:48:24

Recharge Your Soul Terbaruview all

IBUKU HANYA MEMILIKI 1 MATA

access_time 17 Juli 2019 08:15:39 folder_open 1

KASIH BAPA

access_time 10 Juli 2019 10:45:24 folder_open 14

JANGAN PERNAH MENYERAH

access_time 03 Juli 2019 08:13:55 folder_open 11
menu
menu