Home / Renungan / MENGATASI KEPAHITAN HATI


MENGATASI KEPAHITAN HATI


MENGATASI KEPAHITAN HATI

MENGATASI KEPAHITAN HATI

 “Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat. Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.” (Lukas 6:35-36)

 

Dalam Injil lukas ini Tuhan Yesus mengajarkan UmatNya untuk saling mengasihi satu dengan yang lain. Bahkan Yesus mengajarkan untuk kasihilah musuhmu dan berbuat baiklah kepada mereka (musuh kita)”. Kata “Mengasihi” yang Yesus pakai di sini adalah Agape (Unconditional Love), yaitu kasih tanpa syarat. Agape adalah kasih yang tidak akan bisa kita miliki jika kita belum pernah merasakannya atau mendapatkannya.  Jika Anda percaya kepada Yesus dan telah merasakan KASIH AGAPE, dimana kita percaya bahwa Tuhan yang menyelamatkan hidup kita, maka hal itulah yang perlu kita lanjutkan kepada orang-orang di sekitar kita.

Agar kita dapat mengatasi Kepahitan Hati, maka kita dapat belajar untuk :

  1. Belajar Mengampuni (Lukas 6:27-28).

Kita terkadang sangat sulit untuk mengampuni, karena merasa terlalu disakiti, atau orang yang bersalah tidak layak untuk diampuni, atau kita merasa rugi jika mengampuni. Kita harus sadar bahwa lebih banyak sekali dosa dan perbuatan yang kita lakukan dihadapan Tuhan, tetapi Tuhan tetap mengampuni kita, bahkan Ia rela mati di kayu salib untuk menebus setiap dosa kita, maka dari pada itu kita harus belajar mengampuni orang disekitar kita bahkan sekalipun musuh kita.

  1. Belajar Merendahkan Hati (Lukas 6:29-30).

Tuhan sedang  mengajarkan kita untuk merendahkan hati kita dan tidak mementingkan diri sendiri. “Perbuatlah apa yang ingin orang lain berbuat pada kita” (ay. 31).

  1. Belajar Mengasihi (Mat. 22:39).

Kasih itu tidak membedakan apakah orang itu baik ataupun tidak. Orang-orang yang hidup di dalam anugerah seharusnya memiliki level kasih yang unconditional (atau tanpa syarat).

Karena itu, marilah kita sebagai anak-anak Kristus, harus dapat mengatasi kepahitan hati yang ada pada diri kita, dengan terus belajar mengampuni, belajar merendahkan hati dan belajar mengasihi sama seperti Tuhan mengasihi,  yaitu dengan kasih Agape. Amin




Renungan Terbaruview all

HIDUP DI DALAM MUJIZAT SETIAP HARI

access_time18 Januari 2022 09:45:21

HIDUP DI DALAM SANG SUMBER BERKAT

access_time18 Januari 2022 09:44:05

ALAMI MUJIZAT

access_time18 Januari 2022 09:43:13

Recharge Your Soul Terbaruview all

BEKERJA DENGAN HATI

access_time 18 Maret 2020 09:23:39 folder_open 1.145

TAYLOR MORRIS

access_time 11 Maret 2020 08:16:18 folder_open 4.960

PENGAMPUNAN

access_time 05 Maret 2020 08:28:32 folder_open 970
menu
menu