Home / Renungan / TAMAN TUHAN


TAMAN TUHAN


 

Bukankah seluruh negeri ini terbuka untuk engkau? Baiklah pisahkan dirimu dari padaku; jika engkau ke kiri, maka aku ke kanan, jika engkau ke kanan, maka aku ke kiri. (Kej 13:9

Abraham dan Sarah tidak memiliki anak karena mandul (Kej 11:3). Lot adalah keponakan anak dari Haran saudara kandung Abraham. Lot sudah bisa dianggap anak sendiri oleh pasangan yang tua yang tidak punya anak dan kaya raya ini. Lot mencangkokkan hidupnya kepada Abraham dan Sarah. Suatu kali di tanah Negeb, gembala-gembala Lot berkelahi dengan gembala-gembala Abraham (Kej 13:7), dan Abraham tidak menginginkan perkelahian itu (Kej 13:8), sehingga Abraham meminta Lot untuk mengambil keputusan. Yang perlu dicatat adalah Abraham katakan, “pisahkan dirimu..”.  Dia memberi kesempatan kepada Lot untuk memilih terlebih dahulu. Lot mengambil keputusan berdasarkan apa yang dilihat, sama dengan Hawa (Kej 3:6).  Dan Lot memilih seluruh Lembah Yordan yaitu Sodom dan Gomora karena “seperti Taman Tuhan”.  Apa yang dianggap Lot terbaik, pada akhirnya hanya menjadi malapetaka.   Keluarganya rusak, dan akhirnya istrinya pun menjadi tiang garam (Kej 19:26). Akhirnya,  lahirlah bangsa Amon, dan Moab yang “terkutuk”. Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan,  sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya. (Kej 3:14-15). Dari tempat yang tidak dipilih Lot justru diubah Tuhan menjadi Taman Tuhan yang sesungguhnya.

Kita harus belajar bahwa apa yang terlihat baik belum tentu akan mendatangkan kebaikan, bahkan apa yang baik tanpa Tuhan itu adalah buruk.  Sementara itu, bagi Tuhan yang terlihat padang gurun ternyata adalah tanah perjanjian.  Untuk berada di Taman Tuhan, kita harus hidup selalu dalam hadiratNya, memiliki kerinduan dan kehausan untuk bersekutu denganNya, dan mata kita harus selalu tertuju kepada Kristus (Ibr 12:2) maka keindahan Taman Tuhan akan menjadi bagian atas hidup kita. Amin




Renungan Terbaruview all

KEHIDUPAN YANG DISEMPURNAKAN

access_time14 September 2021 10:08:45

SIAP BERPERANG

access_time07 September 2021 13:57:11

MERASAKAN KEHADIRAN TUHAN

access_time31 Agustus 2021 11:07:26

Recharge Your Soul Terbaruview all

BEKERJA DENGAN HATI

access_time 18 Maret 2020 09:23:39 folder_open 874

TAYLOR MORRIS

access_time 11 Maret 2020 08:16:18 folder_open 4.150

PENGAMPUNAN

access_time 05 Maret 2020 08:28:32 folder_open 772
menu
menu