Home / Renungan / KEMURAHAN HATI


KEMURAHAN HATI


Kemurahan Hati

"Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati." Lukas 6:36

 

Kapan waktu yang paling tepat untuk mulai bermurah hati? Banyak orang yang    

menganggap  dirinya belum sanggup untuk memberi karena masih merasa belum mampu. Alkitab banyak berbicara mengenai keikhlasan untuk memberi yang didasarkan kepada kemurahan hati. Janda miskin di Sarfat dalam Perjanjian Lama yang memberi Elia makan dalam kekurangannya (1 Raja Raja 17:12). Lihat bagaimana beratnya kehidupan ibu janda ini. Ia cuma punya segenggam tepung dan sedikit minyak serta dua tiga potong kayu api. Itupun masih harus dibagi dua dengan anaknya. Tetapi kemudian rela ia berikan kepada Elia. Dalam Perjanjian Baru kita melihat kisah janda lainnya di Bait Allah yang diamati Yesus ketika memberikan persembahan. Tidak seperti orang-orang kaya yang mungkin memasukkan amplop besar, janda miskin ini memasukkan dua peser saja ke dalam peti (Lukas 21:3). Mengapa bisa demikian? "Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya." (ay 4). Janda ini rela memberi dalam kekurangannya, bahkan semua uang yang ia miliki, ia berikan dengan sukarela. Dua janda dalam dua masa yang berbeda, sama-sama miskin, sama-sama berkekurangan, tetapi keduanya sama-sama memiliki hati yang luar biasa untuk memberi.

Kemurahan hati, merupakan sikap hati yang rela memberi dengan sukacita tanpa peduli apapun keadaan kita saat ini. Mengapa kita harus memiliki sikap kemurahan ini? Karena Allah yang kita sembah adalah Bapa yang murah hati. Hal ini ditegaskan Yesus sendiri yang bisa kita baca di dalam Alkitab. "Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati." (Lukas 6:36). Murah hati adalah bagian dari kasih (1 Korintus 13:4). Adakah yang harus ditunggu agar mampu memberi? Sesungguhnya tidak. Kita tetap bisa memberi dalam kekurangan dan keterbatasan kita, kita bisa melakukannya dengan penuh sukacita apabila sikap kemurahan tumbuh subur dalam hati kita. Amin




Renungan Terbaruview all

DIA PERGI UNTUK KEMBALI

access_time06 April 2021 08:54:14

Rendah Hati & Sabar

access_time30 Maret 2021 09:23:11

MENJALIN HUBUNGAN KASIH

access_time23 Maret 2021 08:38:32

Recharge Your Soul Terbaruview all

BEKERJA DENGAN HATI

access_time 18 Maret 2020 09:23:39 folder_open 650

TAYLOR MORRIS

access_time 11 Maret 2020 08:16:18 folder_open 2.854

PENGAMPUNAN

access_time 05 Maret 2020 08:28:32 folder_open 593
menu
menu