Home / Recharge Your Soul / Bermodal Jualan Sayur Emperan Bapak Ini Bisa Kuliahkan anaknya Hingga Jadi Dokter


Bermodal Jualan Sayur Emperan Bapak Ini Bisa Kuliahkan anaknya Hingga Jadi Dokter


Bermodal Jualan Sayur Emperan Bapak Ini Bisa Kuliahkan anaknya Hingga Jadi Dokter

Suripto, pria paruh baya yang berprofesi sebagai tukang sayur emperan di salah satu sudut Pasar Kemiri Muka, Beji, Depok ini jika dilihat dari penampilannya dan juga dagangan yang hanya beralaskan plastik, barangkali orang-orang tidak akan menyangka kalau bapak satu ini sukses membuat kedua anak mereka memiliki profesi mentereng. Pria berusia 66 tahun ini sudah sekitar 20 tahun berjualan sayur. Meski tidak memiliki lapak permanen, namun tiap harinya tanpa kenal lelah pria yang biasa disapa Pak De ini tak gentar bersaing dengan pedagang lain. Sebelum hijrah ke ibukota, Suripto merupakan petani yang tiap harinya menggarap sawah. Sebagai petani ia tidak cukup untuk menghidupi istri dan kedua anaknya. Suripto memutuskan untuk pergi ke kota besar untuk mencari peruntungan. Selama di kota, Suripto justru kesulitan mencari pekerjaan, bahkan sempat menganggur selama satu tahun. Saat kehidupan tak menentu, datanglah seorang kerabat yang mengajak Suripto untuk berkunjung ke rumahnya. Ternyata kerabatnya tersebut seorang pedagang di Pasar Kemiri Muka. Dari situlah ia membulatkan tekat untuk berdagang. Dengan modal pinjaman ia berdagang sayur di emperan Pasar.Melalui berdagang, Suripto mendapat penghasilan yang lumayan. Setelah dua tahun, akhirnya Pak De bisa memboyong keluarganya dari kampung. Ia mengontrak rumah petak yang lokasinya tak jauh dari pasar. Istrinya bisa menyisihkan uang yang dialokasikan untuk biaya pendidikan anak. Dan benar saja, keuletan Pak De berhasil mengantarkan semua anak-anaknya mendapat pendidikan yang layak. Keduanya lulus SMA, dan lebih beruntung lagi, karena kedua anak Suripto memiliki otak yang encer. Setelah lulus dari SMA, keduanya mendapat beasiswa kuliah. Setelah berhasil menyelesaikan studi dan jadi dokter, anak pertama Suripto yang bernama Lili Setiawan resmi jadi dokter di Semarang. Saat ini, Suripto dan istrinya tak lagi mengontrak rumah, karena anak pertamanya yang telah membelikan rumah yang layak. Anak kedua Suripto yang bernama Aristianti juga mendapat beasiswa di Akpindo Pariwisata, Semarang. Dan saat ini Aris bekerja di Belgia sebagai fotografer. Suripto mengaku bangga dan bersyukur dengan karir anak-anaknya yang gemilang. Bahkan ia sendiri tidak pernah berniat berhenti berjualan sayur, karena usaha  itulah yang telah mengantarkan anak-anaknya menuju cita-cita yang mereka dambakan. 
Apapun profesinya, jika dilakoni dengan kesungguhan dan ketelatenan, tentu akan menghasilkan buah yang sepadan. Semua impian besar bisa dimulai dari hal kecil dan perjuangan memang tak pernah mengkhianati hasil.

 




Renungan Terbaruview all

MENJALANI HIDUP BERSAMA ROH KUDUS.

access_time10 Juli 2019 10:43:56

TUHAN DI TENGAH-TENGAH KELUARGA

access_time03 Juli 2019 08:12:20

TANTANGAN KELUARGA DI TENGAH PERUBAHAN ZAMAN

access_time26 Juni 2019 09:48:24

Recharge Your Soul Terbaruview all

IBUKU HANYA MEMILIKI 1 MATA

access_time 17 Juli 2019 08:15:39 folder_open 1

KASIH BAPA

access_time 10 Juli 2019 10:45:24 folder_open 13

JANGAN PERNAH MENYERAH

access_time 03 Juli 2019 08:13:55 folder_open 11
menu
menu