Home / Motivasi / HARTA KARUN


HARTA KARUN


HARTA KARUN

Santiago, adalah salah seorang bocah gembala di kepulauan Andalusia, Spanyol. Pada suatu hari, ketika sedang mengembalakan domba- dombanya, ia sampai di sebuah gereja yang sudah terbengkelai. Atap gereja itu sudah runtuh. Sebatang pohon sikamor yang sangat besar tumbuh di bekas ruang sakristi (=ruang ganti pakaian bagi imam)-nya. Karena lelah, Santiago merebahkan tubuhnya di lantai gereja dan ketika tidur, dia bermimpi bertemu dengan seorang anak yang mengatakan kepadanya kalau dia mau datang ke piramida di Mesir, dia akan menemukan harta karun. Mimpi itu dialaminya dua kali. Beberapa waktu kemudian, Santiago memutuskan untuk menjual domba-dombanya. Dengan uang hasil penjualannya itu, dia mengadakan perjalanan panjang, melintasi gurun Sahara untuk membuktikan kebenaran mimpinya. Akhirnya, Santiago sampai ke tujuannya. Tiba di bawah Piramida Mesir. Dengan sekop, dia mulai menggali tanah di bawah piramida itu. Sewaktu mencoba menarik batu-batu di tanah itu, datanglah beberapa orang yang bermaksud jahat kepadanya. Mereka bukan saja merampas hartanya, tetapi juga menghajarnya sampai terluka dan berdarah. Santiago kemudian menceritakan kepada mereka 
bahwa dia dua kali bermimpi tentang harta yang tersembunyi di bawah Piramida Mesir. Sebelum mereka meninggalkannya, sang pemimpin penjahat itu berkata kepada Santiago, “Dua tahun yang lalu, tepat di sini, aku juga mendapat mimpi yang berulang. Aku bermimpi bahwa aku harus berkelana ke Spanyol dan mencari sebuah gereja yang tua yang rusak tempat para gembala dan domba-domba tidur. Dalam mimpiku itu, ada pohon sikamor tumbuh di reruntuhan sakristi, dan aku diberitahu jika aku menggali akar sikamor itu, aku akan menemukan harta terpendam. Tetapi aku bukan orang yang begitu bodoh, yang mau melintasi gurun yang luas hanya karena mimpi yang datang berulang!” Santiago merenungkan kata-kata orang itu. Dia kemudian memutuskan kembali ke negeri asalnya. Akhirnya, pada suatu hari dia sampai di gereja kecil yang atapnya telah runtuh itu. Dia berdiri di bawah pohon sikamor. Dia mulai menggali tanah di tempat itu. Akhirnya, sekopnya membentur sesuatu yang keras. kemudian, tampak di hadapannya..... satu peti koin emas Spanyol. Terdapat juga batu-batu berharga, topeng-topeng emas yang dihiasi bulu- bulu merah dan putih, patung-patung bertahtakan permata. Semua ini adalah barang-barang rampasan dari penakluk yang telah lama dilupakan oleh negeri itu.
Terkadang kita beranggapan tempat yang jauh dapat membuat hidup kita berhasil, padahal keberhasilan ada disekitar kita. Asalkan kita mau berusaha dan berputus asa. 

 

 

 




Renungan Terbaruview all

RANCANGAN MU BUKANLAH RANCANGAN KU

access_time18 Maret 2020 09:17:34

MEMILIKI VISI KE DEPAN

access_time11 Maret 2020 08:15:11

Milikilah Roh Yang Luar Biasa

access_time05 Maret 2020 08:27:37

Recharge Your Soul Terbaruview all

BEKERJA DENGAN HATI

access_time 18 Maret 2020 09:23:39 folder_open 50

TAYLOR MORRIS

access_time 11 Maret 2020 08:16:18 folder_open 632

PENGAMPUNAN

access_time 05 Maret 2020 08:28:32 folder_open 91
menu
menu