Home / Tahukah Anda? / ASAL USUL LAMPION


ASAL USUL LAMPION


ASAL USUL LAMPION

Lampion mulai terlihat di Indonesia ketika kita memasuki era reformasi. Jika pada masa orde baru masyarakat Indonesia dari etnis Tionghoa merayakan hari rayanya secara tertutup, kini mereka bisa merayakan secara terbuka.
Hal tersebut tak lepas dari peran presiden RI keempat, Bapak K.H. Abdurrahman Wahid yang meresmikan Tahun Baru Imlek sebagai hari libur nasional. Semenjak itulah masyarakat Indonesia dari etnis Tionghoa bisa merayakan hari rayanya secara terbuka dan lampion semakin banyak terlihat Indonesia.
Sejak jaman Dinasti Han sekitar 2000 tahun yang lalu, lampion sudah identik dengan perayaan hari atau peristiwa bahagia. Penemuan lampion ini hampir bersamaan dengan teknik pembuatan kertas. Nah, kertas digadang-gadang sebagai bahan utama untuk membuat lampion. Padahal, lampion bisa dibuat dari kain maupun kulit hewan.
Lantas, apa makna dari lampion ini? Cahaya lampion memiliki filosofi tersendiri bagi masyarakat keturunan Tionghoa. Warna cahaya lampion yang merah merupakan sebuah simbol pengharapan untuk segala keberuntungan, kebahagiaan, dan rezeki.  Terlepas dari segala bentuk makna dan filosofi yang ada, lampion memang dapat mempercantik ruangan atau rumah sekaligus meneranginya dengan cahaya yang indah

 




Renungan Terbaruview all

REJEKI YANG BERLIMPAH

access_time25 November 2020 11:03:29

YESUS TERTIDUR

access_time18 November 2020 13:20:31

PERTOLONGAN TUHAN TIDAK PERNAH TERLAMBAT

access_time10 November 2020 14:16:16

Recharge Your Soul Terbaruview all

BEKERJA DENGAN HATI

access_time 18 Maret 2020 09:23:39 folder_open 354

TAYLOR MORRIS

access_time 11 Maret 2020 08:16:18 folder_open 1.699

PENGAMPUNAN

access_time 05 Maret 2020 08:28:32 folder_open 387
menu
menu