Home / Khotbah Mingguan / Menabur dan Menuai (Ketaatan dan Berbelas Kasihan)



Kehidupan orang Kristen harus terus bertumbuh dalam iman pengenalan kita kepada Tuhan, ketika berbicara mengenai korban/kurban, maka kita akan berbicara mengenai hati yang rela memberikan, berbicara mengenai hati yang setia, dan ketika korban/kurban itu dibagikan kepada orang yang membutuhkan, pada kenyataannya sebenarnya itu adalah pemberian kepada Allah dan bukan manusia. Didalam seluruh aspek kehidupan pribadi kita, ada banyak hal yang bisa kita korbankan, diantaranya waktu kita, harta kita, tenaga kita, dll.. Orang yang memiliki harta, mereka berkorban kepada Tuhan dan sesama, orang tidak punya harta, namun punya tenaga, mereka mengorbankan tenaga untuk Tuhan dan sesama, ada anak remaja, mereka tidak punya tenaga dan harta, namun mereka mengorbankan waktu mereka untuk Tuhan dan sesama, semua orang bisa berkorban apa saja untuk Tuhan dan sesama.

John F Kennedy pernah berkata, jangan bertanya apa yang bisa Tuhan berikan kepada kita, namun bertanyalah, apa yang bisa kita berikan untuk Tuhan?.. Seberapa besar cinta kita kepada Tuhan itu akan menentukan kurban kita kepada Tuhan. Kita tidak akan miskin ketika kita memberi dan kita tidak akan jadi kaya ketika kita kikir, itu karena anugrah Tuhan lah yang menjadikan kita kaya.. Tuhan akan memberikan berkat yang lebih besar lagi ketika kita memberi dan itu terus seperti air yang mengalir, ketika kita memberi, kita juga akan mendapatkan berkat yang baru.

Suatu kali kita mendapatkan untung yang besar dan kita memutuskan untuk memberikan sebagian keuntungan itu untuk pekerjaan Tuhan, padahal belum tentu kita mendapatkan keuntungan yang besar itu lagi, namun itu akan menjadi tolak ukur bahwa seberapa besar kita berikan untuk Tuhan, maka sebesar itu cinta kita kepada Tuhan, dan Tuhan tidak pernah berhutang, Ia akan menggantinya kepada kita.

Sebenarnya Apa yang diminta Allah dari korban yang kita berikan? 

Korban itu perlu dan harus sebagai wujud setia kita kepada Tuhan, namun ketaatan dan mendengarkan jauh lebih baik daripada korban itu sendiri. Ada sebuah kata bijak, lebih baik 1 ons ketaatan daripada 1 ons doa, karena Tuhan lebih menghargai orang-orang yang taat daripada doa, karena doa saja tidak cukup jika mereka hidup seenak sendiri dan jauh daripada Tuhan, namun jika seseorang taat, ia pasti akan menuruti perintah Tuhan, termasuk doa itu sendiri.

Terkadang kita lebih sungkan terhadap manusia daripada kepada Tuhan, mungkin kita sungkan untuk menegur seseorang yang bersalah dimana orang yang bersalah tersebut banyak menolong hidup kita, kita terkadang berpikir ya sudah biarkan saja orang tersebut berbuat salah.. Padahal jika ada orang berbuat salah, kita wajib mengingatkannya, karena jika tidak mengingatkan dan membiarkannya, maka kita juga akan berdosa.

Tuhan berbicara memberikan persembahan itu baik, namun Tuhan berkata ketaatan jauh lebih baik, karena ketaatan itu tidak mudah, Tuhan berkata, mengampuni, berbuat baik, berkorban, persembahan, semua hal yang kita korbankan, jika kita lakukan dengan ketaatan, itu akan disukai Allah.

Matius 9:11-13 dikatakan persembahan bukan hal yang salah, namun Yesus berkata belas kasihan jauh lebih berkenan daripada persembahan, suatu kali Yesus bertemu dengan Pemungut Cukai, pemungut cukai adalah orang yang paling tidak disukai oleh orang banyak, namun ketika Yesus bertemu dan mengajak dia, orang lain mencemooh Yesus dalam hati, apakah Yesus tidak tahu kalau orang yang diajaknya seorang pemungut cukai?.. Semua orang, baik orang baik atau orang jahat, semua pasti butuh Tuhan, terkadang jika kita bertemu dengan orang jahat yang ingin bertobat duduk ditengah-tengah kita, kita mungkin menghindar orang tersebut karena takut dijahati, namun kekuatan Tuhan lah yang memampukan kita berbelas kasihan kepada orang jahat tersebut dan ia menjadi seperti diterima ditengah-tengah orang baik. Mereka membutuhkan uluran tangan kita untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

 

Kesimpulan :

Tuhan menyukai Ketaatan kepada Tuhan dan Berbelas Kasihan kepada sesama dari semua yang bisa kita berikan kepada Tuhan.

 

By Agus Saputra, S.Kom.




Renungan Terbaruview all

MENJALANI HIDUP BERSAMA ROH KUDUS.

access_time10 Juli 2019 10:43:56

TUHAN DI TENGAH-TENGAH KELUARGA

access_time03 Juli 2019 08:12:20

TANTANGAN KELUARGA DI TENGAH PERUBAHAN ZAMAN

access_time26 Juni 2019 09:48:24

DAMPAK KELUARGA YANG KUAT

access_time19 Juni 2019 11:04:00

Ciri-ciri Keluarga Yang Kuat

access_time12 Juni 2019 11:41:37

Recharge Your Soul Terbaruview all

KEHADIRAN SEORANG AYAH

access_time 18 September 2019 08:09:34 folder_open 11

NENEK PENJUAL GALON

access_time 13 September 2019 14:02:27 folder_open 22

Tukang Cat Jadi Striker

access_time 04 September 2019 08:38:41 folder_open 19

RUSMINA DI MEDAN PERANG

access_time 21 Agustus 2019 08:49:51 folder_open 11

SALING MELENGKAPI

access_time 14 Agustus 2019 08:33:08 folder_open 22
menu
menu